Langsung ke konten utama

TENTARA KECIL TUHAN

 TENTARA KECIL TUHAN


(Cipt: Siti Amalia Rizki, NOV 2020)



Engkau siapa ?

Berani-beraninya kau membuat kami untuk tetap di rumah

Kau tak terlihat,

Tapi mengapa kami begitu takut ?

Padahal, kau sangat kecil

Tapi, mengapa kau terlahir mematikan ?

Kami mengutukmu !

Tapi mengapa kutukan itu malah berbalik kepada kami ?


Entahlah !

Kau pasti tau bahwa kini semua orang takut padamu

Meskipun kau dengan tangan kosong

Namun, kau seperti menembakkan peluru-peluru kecemasan kepada kami

Lalu peluru-peluru itu menjadi asap yang semakin menyebar


Sedangkan kami,

Tidak memiliki senjata untuk melawan

Hanya masker dan handsanitizer sebagai perisai diri

Oh . . . Tuhan . . .

Tolong ambil kembali tentara-tentara kecilmu

Sudah terlalu lama dia berkelana

Tentaramu terlalu egois untuk menguasai seisi bumi

Tolong . . . bawa mereka pergi

Tidakkah Engkau mendengar do’a-do’a kami ?


#17NOV2020


Komentar

Postingan populer dari blog ini

makalah darah dan golongan darah

DAFTAR ISI BAB I                                                               PENDAHULUAN 1.1   LATAR BELAKANG MASALAH ………………………………………………………………………… 1.2   RUMUSAN MASALAH …………………………………………………………………………………. 1.3   TUJUAN PENULISAN ………………………………………………………………………………….. BAB II 2.1 TINJAUAN KEPUSTAKAAN           …………………………………………………………………… BAB lll DARAH DAN GOLONGAN DARAH 3.1. Pengertian Darah         .......................................................................................................... 3.2 Sistem Peredaran Darah       ...

Senja Palsu

  Senja Palsu (S. Amalia Rizki, Januari 2021) Tuhan, terimakasih engkau telah menunjukan bahwa senja yang diharapkan tidaklah lebih indah dari dugaanku. Dan p elangi yang kutunggu-tunggu ternyata tidak bersinar ditempatku, melainkan di langit lain. #5Januari2021

Pengalaman Besar

3 Mei 2016 Cerita ini di  mulai saat aku sakit, dimana pada saat itu teman-teman memberiku kabar kalau kita jadi pergi ke Padang untuk Word Dance Day (Hari Tari Sedunia) 29 April 2016. Tempat yang akan kami datangi adalah sebuah kampus seni ternama yang ada di sana. Aku terpilih menjadi salah satu penari yang nantinya akan tampil di sana. Itu semua atas kepercayaan dari teman-teman. Aku berterimakasih buat teman-teman yang sudah percaya kepadaku meski aku tau kehebatanku dalam menari tidak lah sehebat teman-temanku yang juga dipercaya tampil bersama. Bahkan aku dan temanku yang lain sempat di keluarkan dikarenakan demi menjaga nama baik Jurusan maka dipilihlah yang paling terbaik. jadi hanya 5 orang.  Menjelang keberangkatan, tepatnya 3 hari sebelum berangkat. Tarian itu pun diperlihatkan kepada salah satu dosen tari. Dan dosen memberi saran untuk menambah penari karena terlalu sedikit dan tidak sesuai dengan panggung yang begitu besar. Dan lagi-lagi aku kembali dimasuk...